Rangkaian Pelaksanaan
Ihram & Niat dari Miqat
Mandi sunnah, kenakan pakaian ihram, lalu niat haji dari miqat yang telah ditentukan sesuai jalur kedatangan. Perbanyak talbiyah sejak berihram hingga mulai melontar jumrah pertama.
Menuju Mina
Bergerak dari pemondokan Makkah menuju Mina, bermalam di sana sambil memperbanyak talbiyah, dzikir, dan doa — mengikuti sunnah Nabi Muhammad ﷺ sebelum wukuf.
Wukuf di Arafah
Berangkat ke Padang Arafah dan wukuf sejak tergelincir matahari (waktu Zuhur) hingga terbenam matahari. Wukuf adalah rukun haji — tanpa wukuf, hajinya tidak sah. Perbanyak doa, dzikir, dan istighfar sepanjang wukuf.
Mabit di Muzdalifah
Selepas maghrib, bergerak ke Muzdalifah dan bermalam (mabit) di sana. Sambil menunggu, kumpulkan kerikil untuk melontar jumrah esok hari. Salat Maghrib dan Isya dijamak di Muzdalifah.
Melontar Jumrah Aqabah
Setelah subuh, menuju Mina untuk melontar jumrah Aqabah (7 kali lontaran) sebagai tanda dimulainya rangkaian tahallul.
Menyembelih Dam (bagi Tamattu'/Qiran) & Tahallul Awal
Jamaah Tamattu' dan Qiran menyembelih dam. Setelah itu, cukur/potong rambut (tahallul awal) — status ihram sebagian terlepas, sebagian larangan ihram sudah boleh dilakukan.
Tawaf Ifadah & Sa'i
Menuju Makkah untuk tawaf ifadah (mengelilingi Ka'bah 7 kali) dilanjutkan sa'i antara Shafa dan Marwah (7 kali perjalanan). Keduanya adalah rukun haji. Bagi Tamattu' yang belum sa'i sebelumnya, sa'i dilakukan di tahap ini.
Mabit di Mina & Melontar 3 Jumrah
Kembali ke Mina untuk bermalam (mabit) dan setiap siang melontar tiga jumrah secara berurutan: Ula, Wustha, lalu Aqabah (masing-masing 7 lontaran). Jamaah boleh memilih nafar awal (selesai tanggal 12) atau nafar tsani (selesai tanggal 13).
Tawaf Wada'
Sebelum pulang ke negara asal, lakukan tawaf perpisahan (tawaf wada') sebagai penutup rangkaian ibadah haji. Setelah tawaf wada', usahakan langsung berangkat tanpa banyak menunda keberangkatan.
Lihat Juga
Lengkapi persiapan ibadah Anda dengan panduan lain.